Senin, 19 Januari 2015

Antibiotik, Bagaimana Sebaiknya?



Antibiotik, Bagaimana Sebaiknya?
            Seperti namanya, “anti”-musuh, lawan dan “bios”- hidup, antibiotik bekerja melawan makhluk hidup. Dalam hal ini adalah mikroorganisme.
            Mikroorganisme yang dilawan oleh bakteri bukanlah sembarangan, melainkan hanya dari golongan bakteri, sehingga disebut juga antibakterial.
Secara umum, antibiotik adalah golongan obat yang spesifik melawan bakteri patogen penyebab penyakit.
Perlu diketahui, bahwa antibiotik hanyanyalah melawan bakteri, bukan virus, sehingga apabila kebetulan anda sakit flu, sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus kemudian anda meminum antibiotik dan sembuh, itu hanyalah sebuah kebetulan saja. Karena antibiotik tidaklah untuk melawan virus.
Antibiotik adalah obat kuat. Ketika digunakan dengan bijak, manfaatnya sangat besar. Antibiotik digunakan untuk mengatasi infeksi, dengan catatan infeksi disebabkan oleh bakteri bukan virus.
Lalu bagaimana kaitanya anda yang sehat kamudian minum bakteri karena anda khawatir akan terjadinya serangan penyakit?
Ketika antibiotik dikonsumsi sedangkan dalam tubuh tidak terjadi apa-apa, tentu saja ini adalah tindakan yang gamblimg, karena bisa jadi bakteri yang ada di dalam tubuh anda sedang terpojokan oleh imun yang ada dalam tubuh anda. Kemudian secara tiba-tiba anda memberi asupan berupa antibiotik yang dengan adanya ini, bakteri yang ada akan belajar keadaan yang anda berikan untuk memperkuat diri
Ketika anda benar-beanar membutuhkan antibiotik untuk mengatasi bakteri yang ada dalam tubuh anda, anda tidak bisa menggunakan antibiotik yang telah anda gunakan, karena bakteri yang sama telah mampu beradaptasi dengan keadaan yang anda berikan. Sedangkan sistewm imun yang anda miliki telah melemah karena peranya telah anda ambil alih dengan membrrikan antibiotik. Sehingga anda memerlukan antibiotik yang berdosis lebih besar untuk menakhlukanya, yang dimana akan memberikan efek yang lebih besar pula.
            Agar antibiotik yang anda konsumsi rasional :
  • Hindari memberi kesan bahwa anda menekan dokter agar diberi antibiotik
  • Lupakan mitos bahwa antibiotik adalah obat dari segala penyakit
  • Perhatikan petunjuk penggunaan obat yang diberikan secara seksama(berapa kali, berapa lama, harus dihabiskan atau bagaimana?)Tanyakan jika ada yang kurang jelas.
  • Jangan abaikan petunjuk tentang obat dikonsumsi setelah atau sesudah makan dan sebagainya.      Beri tahu dokter jika anda alergi untuk obat-obat tertentu (dari pengalaman sebelumnya)





sumber: kiat sehat dengan atau tanpa obat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar